7 Manfaat Minum Air Kelapa

Sejak lama, kelapa dikenal sebagai tumbuhan yang kaya manfaat. Nyaris tak ada bagian dari tanaman kelapa yang tidak bermanfaat bagi kehidupan.

Namun tak jarang pula orang yang tidak paham memanfaatkan setiap bagian dari kelapa. Air kelapa misalnya, justru hanya menjadi limbah karena bingung memanfaatkanya. Padahal air kelapa justru sangat berkhasiat bagi kesehatan dan kebugaran tubuh.

Nah.. agar air kelapa tak terbuang percuma, Anda perlu tahu apa saja khasiat dan kegunaannya. Inilah tujuh alasan kenapa Anda perlu minum air kelapa : Baca selebihnya »

Apakah isi Air minum anda ?

Idealnya, air yang kita minum haruslah jernih, tak berasa, tak berbau, serta mengandung mineral. Air yang layak konsumsi juga harus bebas dari zat-zat berbahaya, seperti logam berat, nitrat, bakteri, atau agen virus penyebab infeksi.

Air yang berasal dari perut bumi pada umumnya layak untuk dipakai. Namun naiknya permukaan air laut serta polusi menyebabkan air tanah pun tak lagi masuk dalam kategori layak konsumsi. Untuk memenuhi kebutuhan air, kini air yang kita konsumsi sehari-hari dibuat dari air sungai atau danau yang diolah sedemikian rupa sehingga bebas dari bahan berbahaya sebelum akhirnya dialirkan ke rumah penduduk. Baca selebihnya »

Curah hujan dipengaruhi oleh pemanasan global

Berdasarkan penelitian iklim, suhu rata-rata dunia akan naik sekitar 1 derajat Celcius di pertengahan abad ini, jika manusia tidak mengubah perilaku lingkungannya dan terus menghasilkan gas rumah kaca seperti yang sekarang ini terjadi.

Kendati begitu, rata-rata iklim dunia, tidak mengungkapkan apapun mengenai apakah yang bakal terjadi pada iklim kawasan, contohnya curah hujan di Amerika Serikat bagian barat atau di pulau-pulau surgawi seperti Hawaii.

Dengan menganalisis model pemanasan global yang digunakan Panel Antar pemerintah untuk Perubahan Iklim, tim ilmuwan diketuai meteorologis Shang-Ping Xie dari Universitas Hawaii pada Pusat Riset Pasifik Internasional di Manoa, menemukan fakta bahwa pola cuaca samudera di kawasan tropis dan subtropis akan berubah ke tingkat yang mengubah secara signifikan pola curah hujan.

Hasil penelitian yang akan dipublikasikan di Jurnal “Climate” bulan ini tersebut, menumbangkan landasan peramalan cuaca yang ada.

Sebagian besar dari ilmuwan ini berpendapat bahwa permukaan samudera-samudera di Planet Bumi akan lebih sering menghangat di kawasan tropis. Perubahan ini akan membuat “yang basah makin basah” dan “yang kering makin kering.” Baca selebihnya »

Ancaman bencana kelangkaan air di perkotaan

Sebagai kota besar yang langganan banjir, apalagi di musim penghujan, Pemprov DKI Jakarta telah mempersiapkan diri, antara lain dengan menuntaskan pembangunan Kanal Banjir Timur (KBT). Program ini merupakan salah satu bentuk strategi jangka panjang untuk meminimalisasi dampak bencana banjir yang ditimbulkan.

Pertanyaannya adalah kenapa program-program penanggulangan banjir lebih menonjol daripada penanganan kelangkaan sumber daya air? Padahal, ancaman bencana kelangkaan sumber daya air tidak kalah mengkhawatirkan bagi setiap masyarakat, khususnya yang tinggal di perkotaan. Eksploitasi besar-besaran air tanah misalnya, tidak hanya mengakibatkan terjadinya kelangkaan air, tetapi juga mengakibatkan penurunan permukaan tanah (land subsidence) terhadap permukaan air laut.

Jakarta dan Semarang, misalnya, merupakan contoh perkotaan yang posisinya semakin rendah daripada permukaan laut sehingga kota ini senantiasa dihadapkan pada ancaman bencana banjir dan kelangkaan air. Hal ini diperparah dengan perubahan iklim. Baca selebihnya »

Dunia terancam kesulitan air bersih

Tanggal 22 Maret setiap tahun mungkin tak memberi arti apa-apa bagi kita. Kita masih merasa hidup di daerah yang berlimpah air sehingga tanggal itu lewat begitu saja. Seharusnya pada tanggal itu, kita sebagai warga Indonesia maupun warga dunia tersadarkan bahwa ketersediaan air mulai bermasalah. Tanggal itu merupakan Hari Air Sedunia (World Water Day).

TANGGAL itu mengisyaratkan, kita harus menyadari kalau ketersediaan air telah mengancam kesehatan masyarakat, mengancam stabilitas politik, dan juga mengancam lingkungan. Peringatan ini muncul dalam World Water Development Report (WWDR), sebuah laporan PBB mengenai ketersediaan air bersih dunia yang diluncurkan pada Third World Water Forum, tanggal 16-23 Maret 2003, di Jepang. Fakta-fakta tentang keadaan air di dunia terungkap dalam laporan itu.

Dalam laporan setebal 600 halaman itu disebutkan, meski jumlah air merupakan bagian terbesar di bumi, namun hanya 2,53 persennya merupakan air bersih. Sebanyak dua pertiga dari air bersih itu berupa sungai es (glaser) dan salju permanen yang sulit untuk dimanfaatkan.

Dari waktu ke waktu sumber daya air bersih makin berkurang akibat pertambahan penduduk. Air bersih juga terpolusi oleh kurang lebih dua juta ton sampah setiap hari. Polusi ini muncul dari kegiatan sektor industri, kotoran manusia, dan kegiatan sektor pertanian. Baca selebihnya »

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.